englishindonesian

Microfinance Innovation Center For Resources and Alternatives

Siapa kami

MICRA, atau Microfinance Innovation Center for Resources and Alternatives, merupakan Yayasan Indonesia yang memfokuskan diri pada pengembangan sektor keuangan mikro. Misi MICRA adalah membangun kekuatan dan jangkauan institusional sektor keuangan mikro di Indonesia, dengan menyediakan serangkaian penuh praktek terbaik berkualitas tinggi, masukan teknis dan dukungan kepada seluruh pemangku kepentingan industri, secara berkelanjutan dan sesuai kebutuhan. Sebagai pusat dukungan mandiri, MICRA berkomitmen untuk mempromosikan inovasi, transparansi, dan meningkatkan jangkauan kepada orang miskin dan terus meningkatkan kinerja dalam industri keuangan mikro.

MICRA didirikan oleh Mercy Corps di awal tahun 2006 untuk melembagakan proyek patungannya "Commercial Linkages Pilot Project" dengan IFC PENSA. MICRA saat ini mencakup tiga unit teknis: 1) Pemeringkat dan Penilaian; 2) Bantuan Teknis, dan 3) Penelitian dan Inovasi. Pada bulan Agustus 2006, MICRA membuka kantor cabang pertama di Banda Aceh, dimana telah berlangsung pemrograman untuk berbagai klien.

Apakah PAC itu?

Sektor keuangan mikro di Indonesia adalah salah satu yang terbesar di dunia, meliputi lebih dari 50.000 lembaga, termasuk bank masyarakat, BPR, koperasi dan credit unions. Meskipun dalam skala, lebih dari 40 juta orang masih belum memiliki akses terhadap layanan keuangan, terutama di daerah pedesaan dan daerah kumuh perkotaan.

Program PAC ini diprakarsai oleh Yayasan MICRA untuk memperluas jangkauan LKM bagi masyarakat miskin. PAC sangat percaya bahwa setiap orang, termasuk mereka yang memiliki pendapatan rendah atau tidak, layak mendapat akses ke jasa keuangan. Saat ini, banyak dari orang-orang yang belum dijangkau oleh bank-bank komersial dan hanya beberapa lembaga keuangan mikro menjangkau segmen pasar ini. Sebuah studi MICRA baru-baru ini mengungkapkan bahwa hanya sepertiga dari 450 LKM yang disurvei memberikan jasa signifikan bagi masyarakat miskin.

Di Indonesia, kemiskinan tetap menjadi faktor pengendali. Angka-angka berikut menggambarkan hal ini:

  • ->Lebih dari 110 jutaan orang yang hidup dengan penghasilan antara US $ 1 dan US $ 2 per hari; lainnya 17 juta hidup dengan kurang dari US $ 1 per hari.
  • ->Hampir 30 juta anak SD menderita anemia sedang hingga berat. Ada 30 juta orang menganggur dan 37% penduduk menganggur pada tahun 2006.
  • ->Sebanyak 38.500.000 orang Indonesia bekerja sendiri (wirausaha), meliputi lebih dari 40% dari mereka yang bekerja.
  • ->Lebih dari 43 juta usaha mikro dan kecil di Indonesia, kurang dari 13% memiliki akses ke sumber keuangan komersial.

Sebagai sebuah program, PAC fokus pada identifikasi, mempromosikan dan menghubungkan LKM pro-miskin kepada sumberdaya. Program ini terintegrasi dan berfungsi sebagai pusat pembelajaran. PAC juga bertindak sebagai pusat kegiatan untuk LKM pro-masyarakat miskin untuk mengembangkan jangkauan mereka dan efektifitasnya. PAC memungkinkan LKM untuk mendapat akses ke berbagai sumber daya sehingga mereka dapat tumbuh dan berbagi pengalaman. PAC juga mempromosikan model pro-masyarakat miskin kepada LKM lain yang berminat bermain di pasar keuangan mikro. Cara-cara terbaik dan perangkatnya akan didokumentasikan dan disebarluaskan melalui buletin, website dan konferensi.

Dikelola oleh tim dalam MICRA, PAC menyatukan sumber daya dengan dukungan internal dari Mercy Corps untuk memberikan layanan langsung sampai dengan 500 LKM pro-masyarakat miskin dalam lima tahun ke depan. Hal ini akan membangun kesadaran pasar di antara semua LKM tentang produk pro-masyarakat miskin yang layak dan pendekatan untuk meningkatkan layanan secara keseluruhan untuk segmen pasar ini terlayani. Akhirnya, jasa keuangan LKM yang efektif dan berkelanjutan diharapkan untuk mengangkat jutaan rakyat Indonesia yang hidup dalam kemiskinan.

Our Donor: Mercy Corps
Film PAC
Setahun PAC, Mendukung LKM Pro Masyarakat Miskin
PAC mengidentifikasi LKM pro masayarakat miskin dan mempromosikan LKM dengan stakeholder dalam rangka untuk membantu mengentaskan kemiskinan di Indonesia. Klik disini untuk melihat film untuk lebih memahami tentang kegiatan PAC dan misinya.


Presentasi di Ulang Tahun Ke-1 PAC
File presentasi PAC ulang tahun ke-1 kini tersedia di Bagian Resources dari website kami. Klik di sini untuk melihat halaman tersebut.
HUT Pertama Poverty Action Center

Bersatu Memajukan Lembaga Keuangan Mikro
Lebih dari 32 juta penduduk Indonesia harus bertahan hidup dengan pendapatan di bawah US$ 1 per hari dan jutaan lainnya berpenghasilan kurang dari US$ 2 (data sementara BPS 2009). Kebanyakan dari mereka tidak memiliki akses terhadap layanan keuangan, sementara lembaga keuangan mikro (LKM) pun harus berjuang untuk mendapat bantuan teknis dan keuangan agar mereka bisa menjangkau dan melayani nasabah miskin secara efektif.

Read more
Ketua PERBARINDO Menyukai MICRA Sebagai Lembaga Pemeringkat
Ketua PERBARINDO Jakarta, Hiras Lumban Tobing, secara pribadi menyebut MICRA sebagai pilihannya untuk menjadi Lembaga Resmi Pemeringkat BPR/BPRS. Beliau menyampaikan hal tersebut dalam wawancara dengan Detik Finance, bagian dari media internet yang paling banyak dilihat di Indonesia, Detik.com.

Lihat beritanya di DetikFinance.com dengan mengklik di sini.
AMiDA 3-10 Mei 2010, Bali, Indonesia
Pelatihan AMiDA ke-3 di Bali ditutup dengan 116 praktisi keuangan mikro pemula, pembuat kebijakan dan para pemangku kepentingan dari Asia Pasifik memberikan relasi bisnis baru, keterampilan baru yang bisa dipraktekan dan pengetahuan dari berbagai pelatih internasional dan nasional.
Read more