top of page

Pelatihan StudentPreneur Bootcamp 5.0 di Sumatera Utara, Sumatera Barat, Banten, dan Jawa Barat

Setelah sukses dengan acara Stadium General tahun lalu, agenda StudentPreneur Bootcamp selanjutnya akan berfokus pada tiga materi pelatihan: 1) Pelatihan Dasar-dasar Kewirausahaan; 2) Pelatihan berdasarkan Minat & Bakat; dan 3) Pendampingan bisnis.


Pelatihan Luring Pertama – Dasar Kewirausahaan

Pelatihan pertama bertujuan agar para peserta dapat mengembangkan soft-skill dan mendapatkan wawasan positif tentang bisnis dan kewirausahaan. Sesi ini menyajikan materi yang diberikan oleh Moh. Faishol Khusni (Master Trainer di MICRA) dan Asep Sudrajat (Loan & Investment Manager di MICRA). Dan termasuk simulasi bisnis yang dinikmati oleh para peserta melalui format permainan.


Padang juga menjadi salah satu lokasi penyelenggaraan StudentPreneur Bootcamp yang diselenggarakan dengan dukungan dari Gubernur Sumatera Barat, Bapak H. Mahyeldi Ansharullah S.P., dan Kepala BAPPEDA Provinsi Sumatera Barat, Bapak Medi Iswandi S.T., M.M..


Di Provinsi Sumatera Barat, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sumatera Barat, Bapak Dr. H. Endrizal S.E., M.Si., hadir untuk menyampaikan materi tentang kewirausahaan dan dukungan pemerintah terhadap UMKM. Selain itu, Moh. Faishol Khusni dan Novi Rismanto (Master Trainer di MICRA) memberikan materi kepada para peserta: 1) menjelaskan karakteristik dasar kewirausahaan; 2) mengembangkan rencana bisnis secara sistematis; 3) mengaktualisasikan konsep kewirausahaan dalam manajemen bisnis; dan 4) mendorong ide bisnis yang kreatif dan/atau inovatif.


Pelatihan Luring Kedua – Manajemen & Strategi Bisnis

Pelatihan kedua difokuskan pada topik-topik metode penetapan harga, manajemen organisasi bisnis, manajemen pemasaran & pemasaran digital, serta strategi untuk mendapatkan & mengelola modal. Dalam pelatihan ini, M. Alfi Syahrin (Master Trainer dan Direktur Eksekutif di MICRA) dan Asep Sudrajat menyampaikan kondisi bisnis saat ini yang relevan dan mendorong para peserta untuk saling bertukar pikiran. Peserta juga didorong untuk berpikir kreatif dan menemukan solusi dari contoh-contoh studi kasus yang diberikan selama pelatihan.


Pelatihan Daring Berdasarkan Minat & Bakat

Pelatihan kewirausahaan ini juga dilakukan secara online melalui Zoom Meeting dengan fokus utama pada pelatihan yang berkaitan dengan minat dan bakat peserta. Melalui aptitude test yang telah dilakukan sebelum pelatihan, para peserta dikelompokkan dalam dua kategori berdasarkan minat dan bakat bisnis mereka: 1) bisnis jasa; dan 2) bisnis produksi. Pelatihan online ini dipandu oleh para Master Trainer yang memiliki banyak pengalaman dalam kedua kategori tersebut. Master Trainer dari kelompok usaha produksi adalah Diba Tiara Dinatama dan Aini Nurjannah, yang merupakan pengusaha kue dan dimsum. Sedangkan Master Trainer dari kelompok usaha jasa adalah Gatot Syafdiono -- seorang pengusaha ekspedisi pengiriman barang. Materi yang disampaikan berupa teknik, mekanisme, dan tips & trik bisnis di bidang jasa dan/atau produksi.


Pendampingan Bisnis

Selanjutnya, peserta mendapatkan pendampingan atau konsultasi mengenai bisnis yang ingin dibuat. Konsultasi juga dilakukan secara daring dengan waktu yang ditentukan oleh pendamping dan ketersediaan waktu peserta. Pendampingan ini dilakukan sebanyak tiga kali pada bulan November, Desember, dan Januari.


Pelatihan Luring Ketiga - Success Story

Bagian terakhir dari pelatihan ini dibawakan oleh Muhammad Arya Agung, founder dan owner MODO Coffeeshop, dan Yosephine Natalitha, owner & CEO Sablon Medan.

Mereka berbagi kisah sukses mereka dengan pengalaman dan proses yang mereka lalui mulai dari memulai bisnis, mencari bisnis yang sesuai dengan minat dan bakat mereka, hingga berhasil mempekerjakan orang untuk bisnis mereka. Para peserta sangat termotivasi dengan pengalaman yang dibagikan oleh pembicara, terlihat dari antusiasme para peserta dalam berdiskusi dan mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan bisnis.


StudentPreneur Bootcamp 5.0 tahap kedua akan berlanjut tahun ini dengan tema dan pembicara yang lebih menarik untuk berbagi ilmu tentang kewirausahaan dan lainnya.


 

MICRA Indonesia is a partner of Asia Affinity Holding Limited for the implementation of the Economic Resilience (ER) Indonesia program. The ER Indonesia program is a sustainable disaster mitigation initiative program aiming at increasing the economic resilience of every institution involved. For more information about ER Indonesia program click here or email us at info@micra-indo.org.


Photo by: Julia FatimahRegita Maffida, Bahtiar Rifa'i, and Muhammad Hanafi

Postingan Terakhir

Lihat Semua

תגובות


התגובות הושבתו לפוסט הזה.
bottom of page